Tugas 7 Bahasa Indonesia : Manfaat Sistem Informasi untuk Perusahaan
Dizaman ini Sistem Informasi berperan sangat penting diberbagai perusahaan. Istilah sistem secara umum dapat didefinisikan sebagai
kumpulan hal atau elemen yang saling bekerja sama atau yang dihubungkan dengan
cara-cara tertentu sehingga membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu
fungsi guna mencapai suatu tujuan. Informasi adalah data yang diolah menjadi
bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Sistem
Informasi merupakan suatu perkumpulan data yang terorganisasi beserta tatacara
penggunaanya yang mencangkup lebih jauh dari pada sekedar penyajian. Istilah
tersebut menyiratkan suatu maksud yang ingin dicapai dengan jalan memilih dan
mengatur data serta menyusun tatacara penggunaanya.
Sistem Informasi bermanfaat besar dalam perusahaan sebagai contoh, Meningkatkan Efisiensi Operasional. Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong
operasi perusahaan menjadi lebih efisien. Efisiensi operasional membuat organisasi
dapat menjalankan strategi keunggulan biaya low-cost
leadership. Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem informasi,
perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut (barriers to entry) dengan jalan
meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan untuk
memasuki persaingan pasar. Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh adalah
mengikat (lock in) konsumen dan
pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka.
Keuntungan dari Sistem Informasi di perusahaan adalah, Biaya menjadi lebih murah karena perusahaan tidak perlu membangun
sendiri fasilitas SI dan TI. Memiliki akses ke jaringan para ahli dan profesional dalam
bidang SI/TI. Perusahaan dapat mengkonsentrasikan diri dalam menjalankan
dan mengembangkan bisnis intinya, karena bisnis non-inti telah didelegasikan
pengerjaannya melalui outsourcing. Dapat mengeksploitasi skill dan kepandaian dari perusahaan outsource dalam mengembangkan produk
yang diinginkan perusahaan. Mempersingkat waktu proses karena beberapa outsourcer dapat dipilih sekaligus untuk
saling bekerja sama menyediakan layanan yang dibutuhkan perusahaan.
Sebagai berikut adalah contoh perusahaan yang mnggunakan system
informasi. Sebagai salah satu perusahaan terbesar di Indonesia yang bergerak
dalam bidang pengolahan minyak dan gas bumi, PT. Pertamina meningkatkan daya
saing bisnisnya dengan menggunakan suatu sistem informasi yang mengitegrasikan
seluruh aktifitas bisnis perusahaan yang disebut dengan Enterprise Resource
Planning atau ERP. Sistem informasi ini meupakan kunci dari segala aktifitas
dan kegiatan yang dilakukan oleh PT. Pertamina mulai dari absen pegawai,
komunikasai, transaksi perusahaan, hingga cuti dan gaji pegawai terintegrasi
oleh sistem ini.
Daftar Pusaka:
Ilmu Manajemen, "Pengertian Sistem Informasi"
http://www.ilmumanajemen.com/index.php?option=com_content&view=article&id=55:psi&catid=39:msi&Itemid=57 (diakses 3 Juli 2015)
Inansyah, 2009, "Peranan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam Organisasi"
http://bdkpadang.kemenag.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=508:peranan-sistem-informasi-manajemen-sim-dalam-organisasi&catid=41:top-headlines (diakses 3 Juli 2015)
Pertamina, “Our
Busines”
http://www.pertamina.com/our-business
(diakses 3 Juli 2015)